Cara Atasi Kemalasan Mencatat Pengeluaran dan Pemasukan Keuangan

7 Cara Atasi Kemalasan Mencatat Pengeluaran dan Pemasukan Keuangan!

Cara Atasi Kemalasan Mencatat Pengeluaran dan Pemasukan Keuangan – Mencatat pengeluaran dan pemasukan keuangan bisa menjadi kegiatan yang sangat membosankan. Apalagi jika kita melakukannya setiap hari, rasa malas pun bisa menyerang kapan saja.

Padahal penting sekali loh untuk mencatat pengeluaran dan pemasukan keuangan kita. Dengan catatan tersebut kita bisa melihat pola pengeluaran atau perilaku keuangan kita sehingga bisa bersiap untuk masa depan.

Masalahnya, rutinitas yang berulang pastinya akan menimbulkan rasa malas di satu titik. Sekalinya kita tergoda rasa malas, pasti sulit untuk kembali pada rutinitas tersebut.

Lalu, bagaimana ya cara agar bisa mengatasi rasa malas mencatat pengeluaran dan pemasukan keuangan kita? Tidak perlu khawatir, Whiz punya 7 cara mengatasinya! Mari kita simak cara-caranya!

Baca Juga: 5 Cara Mengerjakan Tugas dengan Efektif: Wajib Tahu!


7 Cara Atasi Kemalasan Mencatat Pengeluaran dan Pemasukan Keuangan

Berikut ini 7 cara atasi kemalasan mencatat pengeluaran dan pemasukan keuangan yang bisa kamu terapkan!

1. Buat Jadwal Rutin

Tentukan jadwal rutin yang bisa kamu ikuti setiap harinya. Misal, kamu menetapkan jam 9 malam adalah waktu yang tepat untuk mencatat pengeluaran dan pemasukanmu. Selanjutnya, berusahalah untuk terus mencatat pada waktu tersebut.

Setelah beberapa kali terus melakukan hal tersebut, tubuh kamu akan terbiasa membaca pola kegiatan dan secara otomatis akan mengasosiasikan jam 9 malam dengan kegiatan mencatat keuangan. Dampaknya kamu akan merasa aneh jika tidak mencatat keuangan di waktu tersebut.

2. Ucapkan Kalimat Positif untuk Diri Sendiri

Terkadang, rasa malas muncul karena ada banyak aura negatif di sekeliling kita. Salah satu cara ampuh untuk mengatasinya, yaitu dengan memberikan ucapan positif dan afirmatif untuk diri sendiri.

Berikan kata-kata baik dan penyemangat untuk diri sendiri yang telah berjuang hingga saat ini. Berikan juga kalimat pengingat bahwa kegiatan mencatat keuangan ini perlu untuk kebaikan diri sendiri di masa depan.

3. Ajak Teman atau Saudara

Mengerjakan sesuatu dengan orang lain bisa menjadi lebih menyenangkan. Kamu bisa mengaplikasikan cara ini ke kegiatan mencatat keuangan. Ajaka teman atau anggota keluarga untuk melakukan pencatatan keuangan bersama-sama. Selain terasa lebih seru, mereka juga bisa menjadi pengingat ketika kamu sedang merasa malas.

4. Ingat Target Impianmu

Sebagai motivasi untuk mencatat keuanganmu, kamu bisa mengingat target impian yang ingin kamu wujudkan! Bayangkan barang impian yang ingin kamu beli atau nominal target tabungan yang ingin kamu punya terwujud!

Barang impian tersebut tidak akan segera terwujud jika kamu malas mencatat situasi keuanganmu. Cara ini bisa menjadi motivasi yang baik, rasa malas hilang dan barang impian akan semakin cepat didapatkan!

5. Jauhkan Distraksi

Salah satu sumber kemalasan, yaitu adanya distraksi atau gangguan yang menyebabkan kamu tidak fokus. Gangguan bisa berupa ponsel, komik, film, alat musik, atau hobi lain yang kamu punya. Agar bisa fokus mencatat keuangan, kamu perlu untuk menjauhkan distraksi tersebut.

Letakkan distraksi itu ke tempat yang berada di luar jangkauanmu. Kemudian, fokuslah menghadap catatan keuanganmu. Dengan ini kamu sudah tidak memiliki kegiatan lain selain mencatat dan akan terhindar dari rasa malas.

6. Gunakan Alat Bantu yang Menyenangkan

Agar kegiatan mencatat keuangan menjadi seru, kamu bisa loh menggunakan alat bantu yang menyenangkan! Misalnya, kamu bisa gunakan pensil warna dan krayon untuk mewarnai catatanmu. Kamu juga bisa menempelkan stiker-stiker lucu sebagai hiasan.

Selain itu, kamu bisa mendengarkan musik favorit ketika melakukan pencatatan keuangan. Lantunan melodi yang indah pasti akan membuat mood kamu menjadi baik!

Kamu juga bisa mengunduh aplikasi pencatatan keuangan dengan tampilan dan fitur yang menarik. Catat pemasukan dan pengeluaranmu di aplikasi tersebut. Cara ini lebih efektif dan menarik jika dibandingkan buku catatan biasa.

7. Jangan Memutus Rantai Kebiasaan

Cara terakhir yaitu, jangan pernah memutus rantai kebiasaan. Sekalinya kamu berhenti melakukan suatu kebiasaan, maka akan sulit untuk kembali memulainya kembali. Apalagi jika hal tersebut dilakukan berulang-ulang. Pastikan kebiasaan mencatat keuangan yang sudah kamu bentuk tidak berhenti dan jika sempat berhenti, segeralah mulai kembali.

Baca Juga: Bolehkah Orang Tua Mengetahui Privasi Anak? Ini Jawabannya!


Itulah 7 cara atasi kemalasan mencatat pengeluaran dan pemasukan keuangan yang bisa kamu coba! Semoga cara-cara tersebut membantu kamu kembali bersemangat dalam mencatat keuangan!

Ayo Download Aplikasi Whiz dan Rasakan Langsung Kemudahan Finansial Kamu!