Tanya Jawab (FAQ)

Whiz adalah platform managemen keuangan dengan fitur uang elektronik pertama di Indonesia yang khusus dibuat untuk keluarga. Di aplikasi Whiz, Anak Muda dapat melakukan pembayaran dan pengelolaan keuangan secara digital.

Whiz diperuntukan untuk Orang Tua dan Anak Muda. Tidak ada usia minimum untuk pembuatan akun.

Melalui Aplikasi Whiz, sekarang Anak Muda dapat menerima, menyisihkan, serta memantau keuangan. Hal ini memungkinkan Anak Muda untuk belajar mengelola keuangan secara mandiri.

Dengan fitur linked account, Orang Tua dapat memantau aktivitas keuangan Anak Muda mereka serta mengambil peran aktif dalam membimbing kecerdasan keuangan mereka.

Tidak ada biaya bulanan sama sekali.

Tentu saja, Whiz aman dan terjamin dengan adanya:

  • Untuk fitur Saldo, telah memiliki izin uang elektronik dari Bank Indonesia (BI)
  • Semua dana pengguna akan disimpan di bank yang telah ditunjuk
  • Sistem enkripsi dan autentikasi yang setara dengan tingkat bank
  • Proteksi saldo terhadap aktivitas penipuan*

*Berlaku untuk pengguna yang sudah terverifikasi (KYC) dimana aktivitas penipuan terhadap akun Whiz terjadi diluar dari kendali pengguna.

Sebagai Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP), Whiz berada di bawah pengawasan Bank Indonesia.

Whiz (a/n PT MidazPay Digital indonesia) telah memiliki izin dari Bank Indonesia sebagai Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) dengan nomor izin 23/734/DKSP/Srt/B. Cakupan aktivitas dari Whiz adalah: Penerbitan Uang Elektronik, Penyelenggaraan Transfer Dana, dan Pembayaran QRIS.

Tidak. Pengawasan OJK adalah untuk lembaga keuangan, termasuk: bank, lembaga pembiayaan, pasar modal, dan asuransi. Pengawasan sistem pembayaran merupakan kewenangan Bank Indonesia.

Sebagai Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP), Whiz (a/n PT MidazPay Digital indonesia) berada di bawah pengawasan Bank Indonesia.

Siapapun yang memiliki nomor hp dan smartphone.

Akan tetapi, manfaat paling maksimal akan didapatkan jika aplikasi Whiz digunakan oleh keduanya, Orang Tua dan Anak Muda.

  1. Download aplikasi di Play Store atau App Store
  2. Daftar menggunakan nomor HP Anda
  3. Buat PIN
  4. Pilih tipe akun
  5. Lakukan KYC apabila Anda memilih tipe akun Orang Tua

Jika Anda belum menerima kode OTP (One-Time Password) melalui SMS, coba lakukan langkah-langkah berikut:

  • Pastikan Anda telah memasukkan nomor telepon yang benar yang terdaftar di aplikasi Whiz Anda *Harap dicatat bahwa kode OTP akan dikirim ke nomor tersebut
  • Pastikan Anda memiliki sinyal yang baik untuk menerima SMS (tergantung kebijakan masing-masing provider)
  • Pastikan pulsa kamu cukup untuk menerima SMS – Tunggu minimal 30 detik.
  • Setelah itu, Anda dapat meminta OTP baru dengan mengklik tombol ‘Kirim ulang kode OTP’.

Jika masih tidak berhasil:

  • Perbarui aplikasi Whiz ke versi terbaru
  • Coba lagi beberapa saat, mungkin terjadi kesalahan dengan provider Anda
  • Pastikan bahwa Anda sebelumnya tidak meminta penyedia layanan (provider) Anda untuk memblokir SMS yang masuk. Jika Anda tidak yakin, hubungi penyedia layanan Anda untuk melakukan pemeriksaan
  • Bersihkan cache Anda dengan menggunakan langkah-langkah berikut:

Android –

  1. Buka pengaturan telepon Anda
  2. Pilih Pengaturan Aplikasi
  3. Pilih aplikasi Whiz
  4. Pilih Penyimpanan
  5. Klik Hapus Cache

iOS-

  1. Buka pengaturan telepon Anda
  2. Pilih umum
  3. Pilih Penyimpanan iPhone
  4. Pilih Aplikasi Whiz
  5. Pilih Keluarkan App
  6. Klik Instal Ulang App

Jika Anda mengalami lupa PIN dan tidak bisa masuk ke Aplikasi Whiz, ikuti beberapa langkah berikut:

Sudah melakukan verifikasi email
1. Buka Aplikasi Whiz Anda
2. Akan muncul layar Masukkan PIN Anda, klik “Lupa Kode PIN”
3. Pilih Email untuk mengatur ulang PIN (email orang tua atau anak)
4. Masukkan 6 digit kode pengaturan ulang PIN yang dikirimkan ke email
5. Klik ‘Konfirmasi’
6. Setelah itu, Anda bisa mengatur PIN Baru Anda

Belum melakukan verifikasi email
1. Buka Aplikasi Whiz Anda
2. Akan muncul layar Masukkan PIN Anda, klik “Lupa Kode PIN”
3. Anda akan diarahkan ke email [email protected]
4. Tulis subjek “Lupa Kode PIN” dan ceritakan masalah Anda di badan email
5. Customer Service akan membantu Anda mereset ulang PIN Anda, setelah memverifikasi kepemilikan akun.

Tidak, saldo Anda aman tersimpan di server Uang Elektronik kami, sepanjang tidak ada orang lain yang mengetahui PIN dan melakukan penyalahgunaan akun.

Pengguna dapat mengaktifkan kembali Akun Tidak Aktif, dengan cara melakukan 1 (satu) kali transaksi keuangan (misalnya. top-up, kirim/terima uang, pembayaran, transfer) selambat-lambatnya dalam waktu 1 (satu) bulan sejak tanggal dinyatakan Akun Tidak Aktif.

Untuk setiap pengaduan terkait dengan Aplikasi Whiz dan/atau akun Anda, atau pertanyaan mengenai Syarat dan Ketentuan, Anda dapat menghubungi kami melalui

Anak Muda dan Orang Tua dapat masing-masing mengajukan penghubungan akun melalui aplikasi Whiz.

Dengan melakukan penghubungan akun, Anak Muda akan mendapatkan akses ke fitur-fitur seperti Tugas. Anak Muda dapat melihat berbagai tugas yang diberikan Orang Tua dan mendapatkan imbalan ketika menyelesaikannya.Tidak hanya itu, penghubungkan akun juga adalah syarat agar akun Anak Muda menjadi terverifikasi.Dan ketika akun telah terverifikasi, Anak Muda dapat mendapatkan: (1) Proteksi saldo dari aktivitas penipuan (2) Penambahan batas saldo (3) Transfer dana ke pengguna Whiz lain secara gratis
Dengan melakukan penghubungan akun, Anda akan dapat melakukan pantauan penuh terhadap aktivitas keuangan Anak Muda Anda.Tidak hanya itu, penghubungan akun juga membuka fitur yang dapat membantu anda mengajarkan Anak Muda Anda tentang disiplin keuangan, seperti – (1) Memberikan uang jajan dalam kurun waktu secara teratur, seperti halnya gajian (2) Menghasilkan uang/imbalan melalui tugas atau pencapaian (3) Memotivasi mereka terhadap kebutuhan mereka (4) Mengatur batas pengeluaran sebagai bagian dari budgeting
Setiap akun Anak Muda hanya dapat terhubung dengan satu akun Orang Tua.

Setiap akun Orang Tua dapat terhubung dengan 5 akun Anak Muda.

Cukup dengan menggunakan nomor HP Orang Tua atau Anak Muda.1. Klik ikon ‘Profile’ 2. Pilih ‘Kelola Hubungan’ 3. Jika anda menggunakan akun Orang Tua, masukkan nomor HP Anak Muda anda. Jika anda menggunakan akun Anak Muda, masukkan nomor Orang Tua anda 4. Klik tombol ‘Undang’Tentukan bahwa Orang Tua atau Anak Muda anda sudah mengunduh dan melakukan registrasi akun Whiz. Setelah itu, mereka akan mendapatkan notifikasi untuk menyetujui penghubungan akun.

Jika Anda menggunakan akun Orang Tua atau akun Anak Muda yang sudah berumur di atas 17 tahun, unggah foto KTP dan lakukan selfie dengan memegang KTP Anda. Tim Whiz akan memproses verifikasi dalam 1×24 jam kerja. Anda akan menerima notifikasi terkait pembaharuan status akun Anda.

Jika Anda menggunakan akun Anak Muda, dan masih berumur di bawah 17 tahun dan ingin melakukan upgrade akun, hubungkan terlebih dahulu akun anak dengan akun orang tua. Untuk cara menghubungkan akun lihat pertanyaan “Bagaimana cara menghubungkan akun orang tua dan anak?”

Kemudian lakukan langkah berikut.
1. Klik ikon ‘Profile’
2. Pilih ‘Upgrade Akun’
3. Ikuti instruksi yang tersedia pada halaman tersebut dengan mengunggah berbagai dokumen yang diperlukan, seperti Kartu Keluarga, KIA/passport, dan foto selfie.

Jika upgrade akun Anda ke Whiz Verified ditolak, Anda akan mendapatkan notifikasi dan pesan inbox di aplikasi Whiz yang menjelaskan mengapa upgrade akun Anda ke Whiz Verified ditolak. Ini adalah beberapa alasan mengapa upgrade akun Anda ke Whiz Verified ditolak,

  1. Dokumen yang Anda unggah dianggap rusak (font, tanda tangan, dan foto tidak dapat dibaca dan diverifikasi).
  2. Selfie Anda dengan kartu identitas buram (tidak fokus dan terbaca)
  3. Foto Selfie dan kartu identitas Anda tidak terlihat sepenuhnya (foto tertutup flash, foto gelap, foto selfie terhalang identitas)
  4. Foto/dokumen yang Anda unggah tidak sesuai dengan ketentuan kami
  5. Data e-KTP yang digunakan untuk upgrade Whiz Verified tidak terdaftar/cocok dengan data Dukcapil (Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil).
Top-up saldo dapat dilakukan di ATM, Internet-/Mobile- banking atau kantor cabang dengan melakukan transfer bank.

1. Klik ikon ‘Top-up’ pada homepage
2. Pilih Bank Tujuan
3. Masukkan jumlah nominal top-up, klik tombol ‘Konfirmasi Nominal Top-up’
4. Akan muncul nomor Virtual Account
5. Selesaikan instruksi top-up di luar aplikasi sebelum waktu top-up habis
6. Ketika sudah selesai, saldo di dompet Anda akan otomatis bertambah.

Sebagai catatan:
1. Waktu pembayaran menggunakan virtual account selama 1 jam (60 menit). Setelah itu, lakukan input ulang pada aplikasi Whiz.
2. Harap lakukan top-up sesuai dengan nominal yang diinput di aplikasi Whiz
3. Jika Whizmates memilih bank baru, memasukkan nominal baru, dan membuat permintaan top-up baru, permintaan top-up sebelumnya akan dibatalkan secara otomatis.

Pembayaran kamu akan gagal. Tetapi, jika terjadi kasus bahwa transfer berhasil diterima, kamu perlu menghubungi CS untuk mengonfirmasi nominal/waktu/tanggal transfer.

Saat ini tim kami sedang mengerjakan top up via BCA. Untuk mulai menggunakan Whiz, Anda dapat melakukan top-up menggunakan langkah-langkah berikut –
1. Klik ikon ‘Top-up’ di beranda
2. Pilih bank yang akan digunakan, dalam hal ini ‘BCA’
3. Masukkan jumlah top-up, klik tombol ‘Lanjutkan Topup’
4. Akan ada detail Virtual Account menggunakan Virtual Account Permata

Untuk melakukan transfer antar bank melalui BCA lakukan langkah-langkah di bawah ini –
1. Login ke akun KlikBCA
2. Masuk ke ‘Transfer Dana’ > ‘Daftar Rekening Tujuan’
3. Daftarkan nomor Virtual Account yang disediakan di aplikasi dan pilih ‘Permata’ di bawah ‘Bank’
4. Pergi ke ‘Transfer ke Rek. Bank Lain Dalam Negeri’, pilih nomor rekening yang disimpan sebelumnya di bawah ‘Silahkan Pilih Rekening Tujuan’ dan masukkan nominal top-up kanan di bawah ‘Jumlah’
5. Lengkapi petunjuk selanjutnya di KlikBCA untuk otentikasi transaksi
6. Setelah selesai, saldo akan secara otomatis tercermin

Anda mungkin akan dikenakan biaya transfer antar bank sebesar Rp6.500, tetapi jangan khawatir, Whiz akan mengganti saldo ke rekening Whiz Anda dalam 1×24 jam.

Saat ini tim kami sedang mengerjakan top up melalui BCA, karena itu kami mengalihkan transaksi melalui Bank Permata.
Baca ‘Cara isi ulang saldo Whiz menggunakan BCA’ jika Anda membutuhkan bantuan.

Jika dalam 1×24 jam biaya reimburs tidak dikirimkan. Kamu bisa menghubungi email [email protected]

Untuk minimal top-up Rp10.000, dan maksimal top-up sesuai jenis akun (Unverified Rp2.000.000, Verified Rp20.000.000).

Harap dicatat bahwa limit batas kumulatif untuk saldo Whiz dari seluruh transaksi (top-up, transfer, etc.) adalah Rp40.000.000/bulan untuk akun verified dan Rp20.000.000/bulan untuk akun unverified.

Limit akan diperbaharui secara otomatis setiap tanggal 1 setiap bulan. Anda tidak akan dapat melakukan top-up atau menerima saldo Whiz (termasuk cashback) jika nominal top-up atau saldo yang diterima melebihi batas yang ditentukan.

Saldo maksimal yang dapat dimiliki pengguna adalah Rp2.000.000 untuk akun yang belum diverifikasi dan Rp20.000.000 untuk akun yang diverifikasi. Jika sudah melebihin batas, permintaan top-up tidak akan bisa dilakukan.

Tidak ada biaya admin yang dibebankan dari Whiz.

Kami benar-benar minta maaf atas ketidaknyamanannya. Jika Anda belum menerima saldo top-up Anda, Anda jangan khawatir, semua transaksi Anda tercatat di sistem kami dan kami selalu siap membantu jika Anda mengalami masalah tersebut. Ketika hal tersebut terjadi, Anda dapat melakukan hal-hal berikut terlebih dahulu:

  1. Cek struk transfer Anda dan pastikan nomor telepon tujuan yang Anda masukkan sudah terdaftar di Whiz
  2. Nomor telepon tujuan masih digunakan dan aktif
  3. Top up berhasil, tetapi tidak tercatat di halaman “Riwayat”
  4. Cek apakah transaksi top up menyebabkan saldo rekening melebihi limit yang ditentukan sehingga transaksi top-up tidak diterima.

Jika langkah-langkah di atas sudah Anda lakukan dan saldo di bank Anda atau cara top-up lain yang Anda gunakan sudah terpotong, tetapi saldo dompet tetap sama, mohon bersedia menunggu 2×24 jam* pada hari kerja (kecuali Sabtu, Minggu dan hari libur) sejak tanggal transaksi.

Jika setelah itu saldo masih belum diterima, Anda bisa melaporkan kepada kami melalui [email protected] Kami akan segera membantu Anda.

Saat mengalami masalah, seperti tidak bisa melakukan top-up Whiz, terdapat beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab masalah tersebut, seperti:

  • Jumlah isi ulang melebihi batas transaksi bulanan dompet
  • Nomor telepon yang dimasukkan tidak terdaftar di Whiz
  • Jaringan internet tidak stabil
  1. Klik ikon ‘Minta’ pada homepage
  2. Masukkan nomor HP akun yang ingin diminta, Nominal permintaan, Tujuan Dana Permintaan, dan Pesan (apabila ada)
  3. Klik ‘Konfirmasi’
  4. Permintaan kamu telah diajukan. Saldo akan masuk setelah disetujui oleh akun yang diminta.
  1. Akan ada notifikasi permintaan pada ikon ‘Minta’
  2. Pilih bagian ‘Permintaan’ dan akan muncul informasi permintaan, seperti nama peminta, nomor HP, tanggal, waktu, dan total permintaan
  3. Klik ‘Setujui Permintaan’ atau ‘Tolak Permintaan’
  4. Jika menyetujui permintaan, akan muncul layar pengiriman yang berisi nomor HP penerima, jumlah transfer, dan sumber dompet. Klik ‘konfirmasi’ jika ingin mentransfer dana.
  5. Masukkan PIN dan transfer dana kepada teman/anak berhasil, dana akan masuk ke dompet penerima.

Catatan: Saldo yang telah ditransfer tidak dapat dikembalikan, jadi pastikan kamu memasukkan nomor HP dan jumlah transfer yang benar. Pastikan juga saldo penerima tidak melebihi batas limit akun.

Jika Anda telah mentransfer saldo Whiz dari akun Anda ke akun anak/teman Anda, tetapi anak/teman Anda belum menerimanya, lakukan langkah-langkah di bawah ini:

  • Cek halaman “Riwayat” apakah transfer sudah berhasil atau belum
  • Cek kembali saldo dompet Anda, apakah sudah berkurang atau belum, karena jika gagal melakukan transfer, saldo dompet Anda akan segera di-refund.
  • Pastikan nomor tujuan transfer yang dimasukkan sudah benar.

Jika setelah memastikan hal-hal di atas, transfer sudah berhasil, mohon beritahu penerima untuk mengecek history saldo yang tertera di halaman “History”.

Tetapi jika saldo Whiz belum diterima oleh penerima, laporkan hal tersebut kepada kami melalui [email protected]

Ya, cukup dengan menggunakan nomor HP yang telah teregistrasi dalam Whiz.

Harap dicatat bahwa ini hanya berlaku untuk pengguna yang telah terverifikasi. Lihat caranya pada pertanyaan FAQ “Bagaimana cara melakukan verifikasi akun?”

  1. Klik ikon ‘Transfer’ pada homepage
  2. Masukkan tujuan transfer, jumlah uang dan kategori kemudian klik tombol ‘Konfirmasi’
  3. Otorisasi transaksi dengan PIN dan terima tanda terima transfer

Minimal transfer Rp10.000, dan maksimal transfer sesuai jenis akun (Unverified Rp2.000.000, Verified Rp20.000.000).

Pastikan Anda telah meng-upgrade akun Whiz Anda menjadi Whiz Verified, karena transfer saldo hanya dapat dilakukan oleh pengguna yang telah melakukan upgrade akun.

1. Klik ikon ‘Transfer’ di homepage
2. Klik ‘Kirim ke Akun Bank/Virtual Account’
3. Masukkan bank tujuan, nomor rekening bank, nama pemilik rekening bank, dan nominal, lalu klik ‘Konfirmasi’
4. Masukkan PIN Whiz Anda. Jika berhasil, Anda akan mendapat tanda terima bahwa transaksi sudah berhasil.

Catatan: Fitur transfer bank hanya dapat digunakan oleh pengguna Whiz. Harap tingkatkan akun Anda terlebih dahulu.

Ya, lihat caranya pada pertanyaan FAQ “Bagaimana cara melakukan transfer keluar saldo Whiz?”

1. Pastikan bank tujuan dan nominal saat melakukan transaksi sudah benar.
2. Cek mutasi rekening bank penerima apakah ada saldo masuk sesuai jumlah yang diminta dari “ATM Bersama Midazpay”.

Jika dalam 1×24 jam saldo masih belum diterima, Anda bisa melaporkan kepada kami melalui [email protected] Kami akan segera membantu Anda.

Nominal Transaksi QRIS dibatasi paling banyak sebesar Rp10.000.000,00 (Sepuluh Juta Rupiah) per transaksi. Namun demikian, Whiz dapat menetapkan batas nominal kumulatif harian dan/atau bulanan atas Transaksi QRIS yang dilakukan oleh setiap Pengguna QRIS, yang ditetapkan berdasarkan manajemen risiko Whiz, sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan Bank Indonesia.

Whiz dapat digunakan untuk melakukan pembayaran di merchant online favorit Anda dengan menggunakan fitur “Pembayaran” atau “transfer”

1. Sebelum pembayaran, lakukan pemesanan di situs/aplikasi merchant online Anda
2. Saat memilih metode pembayaran, pilih “Transfer Bank”. Pilih rekening bank yang saat ini dapat diproses oleh Whiz, seperti yang terdapat di bawah ini –
E-wallet:
– OVO: Nobu VA, BNI VA
– Gopay: CIMB VA
– LinkAja: LinkAja/TCASH VA
– DANA: BRI VA, BNI VA, Mandiri VA, CIMB VA, Permata VA, BTPN VA
– ShopeePay: Mandiri VA
E-commerce:
– Tokopedia: Mandiri VA, BRI VA, Danamon VA, CIMB VA
-Shopee: BNI VA
– Bukalapak: Danamon VA, Permata VA, BRI VA

Kemudian, klik konfirmasi dan buat pesanan

3. Anda akan mendapatkan detail pembayaran Virtual Account. Catat nomor Virtual Account tersebut.
4. Buka aplikasi Whiz
5. Pilih “Pembayaran” dan “Akun Bank/Virtual Account”, lalu pilih bank tujuan yang telah dipilih sebelumnya di situs/aplikasi online merchant
6. Masukkan nomor virtual account pada detail rekening dan jumlah yang akan ditransfer. Pastikan jumlah tersebut sesuai dengan struk pembelian. Klik “Lanjutkan”
7. Pastikan jumlah, nama penerima dan tujuan per struk pembelian. Klik “Konfirmasi” dan masukkan PIN. Pembayaran selesai.

Setelah selesai melakukan transfer dari Whiz, Anda dapat –
(1) Periksa rekening bank tujuan untuk melihat apakah saldo Whiz Anda sudah diterima atau belum, ATAU
(2) Refresh halaman pembayaran merchant online Anda untuk melihat apakah status pembayaran sudah diperbarui

Jika Anda mentransfer saldo Whiz Anda ke nomor rekening bank yang salah dan status transaksi “Gagal”, jangan khawatir, itu berarti saldo Whiz Anda tidak terpotong.

Namun apabila status transaksi “Berhasil”, mohon maaf, sesuai dengan syarat dan ketentuan Whiz yang berlaku, apabila terjadi kesalahan pada saat memasukkan jumlah nominal atau nomor rekening bank tujuan, sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna dan transaksi yang berhasil tidak dapat dibatalkan.

Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebabnya:

1. Kamu belum upgrade akun Whiz menjadi Whiz verified. Upgrade dulu akun Whiz-mu dengan mengikuti langkah-langkah diatas, fitur transfer hanya bisa dilakukan oleh pengguna Whiz verified.
2. Jaringan internetmu tidak stabil atau sedang terjadi gangguan server pada aplikasi Whiz/bank tujuan. Coba lakukan transaksi kembali beberapa saat lagi.
3. Akun rekening bank penerima tidak valid. Coba periksa kembali nomor rekening tujuan dan pastikan rekening masih aktif.
4. Akun rekening bank penerima terblokir sehingga transfer tidak dapat dilakukan.
5. Virtual Account (VA) belum terdaftar di Whiz.
Jika kamu mengirim saldo Whiz ke nomor VA yang valid namun transaksi transfer gagal, hal ini kemungkinan terjadi karena nomor VA yang kamu tuju belum terdaftar di Whiz.

Berikut adalah Toko online (e-commerce) yang bisa diproses oleh Whiz saat ini:

Tokopedia: Mandiri VA, BRI VA, Danamon VA, CIMB VA
Shopee: BNI VA
Bukalapak: Danamon VA, Permata VA, BRI VA
*) Informasi mengenai nomor VA bisa dilihat di platform masing-masing Mitra Usaha.

Jika Anda tidak dapat melakukan transaksi di merchant menggunakan Whiz, pastikan hal-hal berikut:

  • Saldo dompet Anda cukup
  • Anda memiliki koneksi internet yang stabil
  • Anda menggunakan aplikasi Whiz versi terbaru
  • Pastikan Anda telah memasukkan PIN dengan benar
  • Memindai kode QR di posisi yang sesuai
  • Jumlah pembayaran menggunakan scan kode QR tidak melebihi Rp10.000.000/ transaksi

Jika Anda telah memastikan hal-hal di atas, tetapi masih tidak bisa melakukan pembayaran, kamu bisa melaporkannya kepada kami melalui [email protected]

Jika saldo dompet Anda terpotong karena transaksi gagal di online store/e-commerce, Anda bisa menghubungi online store/e-commerce terlebih dahulu.

Harap diperhatikan bahwa jika status transaksi gagal, saldo dompet akan dikembalikan secara otomatis maksimal 3×24 jam.

Jika setelah waktu yang disebutkan, saldo dompet Anda belum dikembalikan, laporkan masalah Anda kepada kami melalui [email protected] Kami dengan senang hati akan membantu.

Jika Anda mengalami kegagalan transaksi di toko offline menggunakan Whiz, maka saldo dompet yang sudah dipotong akan langsung dikembalikan ke dompet Anda.

Namun, jika saldo dompet Anda belum dikembalikan setelah transaksi gagal dan online store tidak dapat melakukan pengembalian dana, Anda dapat melaporkannya kepada kami melalui [email protected] maksimal 3×24 jam setelah transaksi dilakukan. Kami dengan senang hati akan membantu Anda.

1. Klik ikon ‘Pulsa & Data’ pada homepage
2. Masukkan nomor telepon atau pilih dari Kontak Anda
3. Pilih nominal yang diinginkan
4. Klik ‘konfirmasi pembelian’
5. Masukkan PIN Whiz Anda. Jika berhasil, Anda akan mendapat tanda terima bahwa transaksi sudah berhasil.

Jika pembelian pulsa gagal, saldo akan dikembalikan ke dompet Whiz Anda. Anda dapat memastikan bahwa nomor yang Anda masukkan benar, dan coba lagi.

Saat melakukan pembelian pulsa:
1. Pastikan nomor dan nominal sudah benar
2. Cek secara berkala dan tunggu 1×24 jam sampai pulsa diterima.

Jika setelah itu pulsa masih belum diterima, Anda bisa melaporkan kepada kami melalui [email protected] Kami akan segera membantu Anda.

Tidak bisa. Jika pembelian pulsa/paket sudah sukses, Anda tidak bisa melakukan pembatan dan kami tidak bisa mengembalikan dana. Proses refund hanya diberikan jika pembelian pulsa/paket data gagal.

Tidak ada. Anda tidak akan dikenakan biaya tambahan untuk setiap pembelian pulsa/paket data di Whiz

Untuk melihat pengeluaran Anda
1. Klik ‘lihat semua’ pada bagian ‘info pengeluaran’
2. Pilih bulan yang ingin Anda lihat

Anda bisa melihat ringkasan pembelian ataupun transfer yang Anda lakukan selama satu bulan/satu periode, diurutkan dari pengeluaran terbesar sampai terkecil.

Untuk Parents, Anda bisa melihat ringkasan pengeluaran anak Anda melalui fitur ‘pantauan’

Fitur Tugas adalah sebuah daftar berisi tugas yang dapat dibuat secara custom, dimana dapat diberikan imbalan jika diselesaikan.

Orang Tua yang telah menghubungkan akunnya dengan akun Anak Muda.

Menggunakan akun Orang Tua dalam aplikasi Whiz,
1. Klik ikon ‘Tugas’
2. Klik tombol ‘Buat Tugas’
3. Isi detail tugas, reward (jika ada), masa berlaku dan centang nama Anak Muda yang telah terhubung untuk diberikan tugas
4. Klik tombol ‘Buat Tugas’

  1. Klik ikon ‘Tugas’
  2. Pada ‘Daftar Tugas Aktif’, cari kartu tugas yang telah diselesaikan, klik tombol ‘Tugas Sudah Selesai’
  3. Status kartu akan berubah menjadi pending approval. Dan ketika disetujui oleh Orang Tua, reward akan secara otomatis ditransfer/tercatat

1. Klik ikon ‘Tugas’
2. Dalam widget ‘Menunggu Persetujuan’, akan terlihat seluruh tugas yang telah selesai
3. Verifikasi tugas dengan melakukan klik pada ‘Setujui Tugas’ atau apabila tugas belum selesai, klik ‘Tolak Tugas’

Skenario 1 –
4. Jika ‘Setujui Tugas’ dipilih, tugas yang memiliki reward berupa saldo, Anda akan diarahkan ke halaman ‘Transfer’
5. Klik ‘Konfirmasi’ dan otorisasi transaksi menggunakan PIN untuk melakukan transfer saldo ke Anak Muda

Skenario 2 –
4. Jika ‘Setujui Tugas’ dipilih, tugas yang memiliki reward bukan berupa saldo, reward akan otomatis tercatat

Skenario 3 –
4. Jika ‘Tolak Tugas’ dipilih, tugas tersebut akan kembali ke daftar tugas aktif pada aplikasi Orang tua dan Anak Muda

  1. Klik ikon ‘Tugas’
  2. Anda dapat melihat seluruh tugas pada ‘Daftar Tugas Aktif’
  1. Klik ikon ‘Tugas’
  2. Klik tombol ‘Cek Detail Semua Tugas’
  1. Klik ikon ‘Tugas’
  2. Klik tombol ‘Cek Detail Semua Tugas’
  3. Pilih tugas yang ingin diubah dan klik pada ikon ‘pensil’ atau ikon ‘tempat sampah’ untuk tugas yang ingin dihapus

Anak Muda dapat membuat beberapa Kantong yang dapat digunakan untuk menyisihkan uang mereka untuk mencapai suatu tujuan secara terpisah.

Anak Muda.Mohon diperhatikan setiap akun dapat membuat maksimum 3 Kantong, dan batas total saldo akun tetap sesuai dengan tipe akun.
Dengan menggunakan akun Anak Muda pada aplikasi Whiz, 1. Klik ikon ‘Kantong’ 2. Klik tombol ‘Buat Kantong’ 3. Isi tujuan kantong, nominal & detail kategori 4. Klik tombol ‘Buat Kantong’
  1. Klik ikon ‘Kantong’
  2. Di dalam ‘Daftar Kantong’, cari Kantong yang Anda ingin tambah uang dan klik tombol ‘+Tambah’
  3. Masukkan nominal top-up dan klik ‘Konfirmasi’
  1. Klik ikon ‘Kantong’
  2. Di dalam ‘Daftar Kantong’, cari Kantong yang Anda ingin pindahkan uangnya dan klik tombol ‘Pindah’
  3. Pilih destinasi (dapat berupa Kantong lain atau dompet utama), masukkan nominal yang ingin di transfer dan klik ‘Konfirmasi’

Ya, Anda bisa melakukannya jika telah menghubungkan akun Anda dengan Anak Muda Anda!

Ketika akun terhubung, klik ikon “Pantauan” untuk melihat perkembangan dan detail Kantong Anak Muda Anda.

  1. Klik ikon ‘Kantong’
  2. Di dalam ‘Daftar Kantong’, cari Kantong yang Anda ingin ubah dan klik panah kanan
  3. Klik tombol ‘Edit Kantong’
  4. Ubah detail Kantong/nominal/kategori dan klik ‘Konfirmasi Perubahan’

Hal ini hanya dimungkinkan jika Kantong tersebut sudah kosong. Harap baca “Apakah saya bisa memindahkan uang antar atau keluar Kantong?” untuk cara mengosongkan Kantong Anda.


1. Klik ikon ‘Kantong’
2. Di dalam ‘Daftar Kantong’, cari Kantong yang Anda ingin ubah dan klik panah kanan
3. Klik tombol ‘Edit Kantong’
4. Klik ‘Hapus Kantong’
5. Kantong seharusnya tidak memiliki saldo tersisa, halaman konfirmasi akan muncul dan klik tombol ‘Hapus Kantong’

Saldo Kantong tidak dapat digunakan. Apabila Anda ingin menggunakanknya, tolong pindahkan saldo ke dompet utama. Lihat caranya pada pertanyaan FAQ “Bagaimana cara memindahkan uang antar/keluar Kantong”.

1. Klik ikon ‘Uang Saku’ di homepage
2. Klik ‘Atur Reminder Uang Saku’
3. Masukkan judul, nominal, jadwal, periode pengulangan, dan tujuan uang jajan, klik tombol ‘Atur Uang Saku’

Tidak. Anda tetap perlu memenuhi langkah-langkah transfer berikut:

  1. Klik notifikasi pemberian Uang Saku
  2. Masukkan nomor yang akan ditransfer (pilih nomor hp anak), jumlah uang dan kategori kemudian klik tombol ‘Konfirmasi’
  3. Otorisasi transaksi dengan PIN dan terima tanda terima transfer

Tidak ada uang saku yang akan dikirim ke salah satu anak. Orang tua harus secara manual mengirim uang saku kepada semua anak untuk periode tersebut.

Menggunakan akun orang tua,
1. Klik ikon ‘Uang Saku’
2. Di bawah bagian ‘reminder uang saku’, klik tombol ‘Edit’
3. Untuk membuat transfer uang saku otomatis, centang kotak “Transfer uang saku secara Otomatis”, dan untuk mentransfer uang saku secara manual, hapus centang pada kotak. Klik ‘Simpan’

Untuk saat ini kamu tidak bisa mengirim nominal yang berbeda dalam satu Uang Saku. Kamu bisa melakukannya dengan membuat Uang Saku secara terpisah.

  1. Klik ‘Lihat Semua’ di menu Pantauan pada homepage
  2. Pilih anak yang ingin diatur parental control
  3. Klik ‘Parental Controls’
  1. Klik ‘Lihat Semua’ di menu Pantauan pada homepage
  2. Pilih anak yang ingin diatur parental control
  3. Klik ‘Parental Controls’
  4. Ubah tombol off menjadi on pada ‘Kunci pengeluaran setelah melewati limit mingguan’, kemudian atur berapa nominal yang anda ingin batasi

Seluruh pembayaran untuk barang dan jasa, hingga transfer keluar antar akun Whiz.

Batasan pengeluaran mingguan akan secara otomatis di-reset setiap hari Senin, pukul 12:01 WIB.

  1. Klik ‘Lihat Semua’ di menu Pantauan pada homepage
  2. Pilih anak yang ingin diatur parental control
  3. Klik ‘Parental Controls’
  4. Ubah tombol on menjadi off pada ‘Kunci pengeluaran setelah melewati limit mingguan’
  1. Klik ‘Lihat Semua’ di menu Pantauan pada homepage
  2. Pilih anak yang ingin diatur parental control
  3. Klik ‘Parental Controls’
  4. Ubah tombol off menjadi on pada ‘Kunci sementara transaksi akun anak’

Akun tersebut tidak dapat melakukan seluruh pembayaran untuk barang dan jasa, hingga transfer keluar antar akun Whiz.

Penyebab terkuncinya transaksi akun anak sebagai berikut:

  1. Pengeluaran akun anak telah melewati batas pengeluaran mingguan
  2. Orang tua yang mengunci transaksi akun anak secara manual

Hanya akun orang tua yang dapat membuka kunci transaksi akun anak dengan cara berikut.

Jika transaksi akun anak telah terkunci karena telah melewati batas pengeluaran mingguan,

  1. Klik ‘Lihat Semua’ di menu Pantauan pada homepage
  2. Pilih anak yang ingin diatur parental control
  3. Klik ‘Parental Controls’
  4. Pada menu ‘Kunci pengeluaran setelah melewati limit mingguan’, tingkatkan jumlah nominal batas pengeluaran

Jika transaksi akun anak telah terkunci karena orang tua yang mengunci transaksi akun anak secara manual,

  1. Klik ‘Lihat Semua’ di menu Pantauan pada homepage
  2. Pilih anak yang ingin diatur parental control
  3. Klik ‘Parental Controls’
  4. Ubah tombol on menjadi off pada ‘Kunci sementara transaksi akun anak’
  1. Klik ‘Lihat Semua’ di menu Pantauan pada homepage
  2. Pilih anak yang ingin diatur parental control
  3. Klik ‘Parental Controls’
  4. Ubah tombol off menjadi on pada ‘Kirim notifikasi setiap anak bertransaksi’, kemudian atur berapa nominal yang Anda ingin beri notifikasi

Anda dapat menggunakan otentikasi biometrik – baik otentikasi sidik jari atau Face ID

  1. Klik bagian ‘profil’ pada homepage Whiz
  2. Pada bagian ‘Keamanan’ terdapat pilihan ‘Gunakan Biometrik’
  3. Aktifkan tombol ‘Gunakan Biometrik’ dan verifikasi sensor sidik jari kamu atau otentikasi face ID kamu

Autentikasi Biometrik sudah aktif, kamu tidak perlu lagi memasukkan PIN untuk masuk ke akun Whiz.

Fitur ini hanya tersedia jika perangkat Anda mendukung otentikasi Face ID/Sidik Jari.

Anda dapat mengatur fitur ini, seperti menonaktifkan atau mengaktifkannya kembali melalui halaman ‘Profil’ di aplikasi. Jika Anda tidak dapat menggunakan sidik jari/Face ID saat melakukan transaksi, Anda hanya perlu memasukkan PIN untuk menyelesaikan transaksi.

Segera hubungi Costumer Support Whiz, dengan mengirimkan email ke [email protected] Kami akan segera membantu Anda untuk melakukan blokir dan buka blokir terhadap rekening Whiz Anda.

Apabila transaksi telah berhasil dilakukan, akan tercatat di halaman “Riwayat Transaksi”.

Jika Anda merasa seseorang menggunakan akun Whiz Anda tanpa sepengetahuan Anda, seperti:

  • Anda menerima notifikasi yang berisi bahwa seseorang sudah mengubah profil seperti nama, nomor telepon, atau alamat email Anda di aplikasi Whiz. Anda dapat memeriksa halaman ‘Profil’ untuk melihat apakah ada perubahan atau tidak. Jika profil Anda tidak berubah, berarti akun Whiz Anda aman. Tetapi, Anda harus selalu waspada dan jangan memberikan izin kepada orang lain untuk mengakses akun Anda.
  • Ada yang meminta kode OTP akun Whiz Anda karena berbagai alasan atau berpura-pura berasal dari Whiz. Whiz tidak pernah meminta kode OTP dengan alasan apapun.

Anda juga bisa melaporkan kepada kami melalui [email protected]

Jika Anda mengalami scam untuk kasus seperti:

  • Seseorang yang mengaku sebagai karyawan Whiz dan memberitahu Anda bahwa Anda memenangkan kontes dan mendapatkan voucher, cashback, promo khusus, atau uang tunai sebagai hadiah
  • Seseorang yang mengaku sebagai karyawan Whiz meminta Anda untuk mentransfer sejumlah uang atau saldo dompet
  • Seseorang yang mengaku sebagai karyawan Whiz meminta Anda untuk membeli barang, jasa, atau top-up ke bank/rekening seseorang
  • Seseorang yang mengaku sebagai karyawan Whiz meminta PIN atau OTP Anda.

Anda harus selalu waspada terhadap mereka yang mengaku sebagai Whiz melalui media sosial atau email. Akun resmi kami hanya:

Instagram: @Whiz.idn

Email: [email protected]

Jika Anda mendapatkan pesan dari akun selain yang disebutkan di atas, jangan ditanggapi! Terlebih jika mereka meminta data pribadi Anda, segera laporkan melalui [email protected]

Jika Anda merasa saldo dompet Anda berkurang atau tidak menunjukkan jumlah yang benar saat Anda tidak melakukan transaksi apapun, laporkan masalah tersebut melalui [email protected]