8 Tahap Perkembangan Keluarga yang Harmonis

Tahap Perkembangan Keluarga – Seperti halnya manusia, setiap keluarga mengalami perkembangan. Nah, kondisi ini dikenal dengan tahap perkembangan keluarga. Tahap ini terbagi menjadi delapan fase.

Mau tidak mau, kedelapan fase ini harus kamu hadapi, yang mana tentu ini menjadi sebuah tantangan secara intelektual dan emosional. Berkembangnya sebuah keluarga akan dilihat dari segi usia pernikahan ataupun hadirnya keturunan.

Tentu setiap anggota keluarga harus memahami bahkan mempelajari setiap tahap ini. Mengapa demikian? Ya, karena nggak semua keluarga bisa melewatinya dengan lancar. Apalagi, kalau ada beberapa kondisi yang memberatkan keluarga, seperti kesehatan, finansial, hingga kematian.

Psikolog keluarga Universitas Indonesia, yaitu Nina Teguh menjelaskan bahwa setiap individu yang akan memulai hidup baru, wajib memahami serta mempelajari beberapa tahapannya, baik itu dari tahap pernikahan sampai lanjut usia kelak.

Lalu, apa aja, sih, tahapannya? Kalau begitu, yuk, langsung aja disimak dan dipelajari juga, ya!

Baca juga: Rekomendasi Film Keluarga: 8 Film Keluarga yang Seru!


8 Tahap Perkembangan Keluarga yang Harmonis

1. Menikah dan Belum Memiliki Keturunan

Tahap Perkembangan Keluarga

Pada tahap ini, setiap pasangan suami istri akan saling beradaptasi, baik itu antara keduanya atau dengan keluarga besar.

Kenapa antar pasangan harus beradaptasi? Hal ini karena walaupun mereka sebelumnya sudah menjalin hubungan pacaran, itu nggak menjamin untuk saling terbuka dan mengenal satu sama lain.

Biasanya, pada tahap ini akan muncul juga permasalahan dengan keluarga. Jadi, sebagai pasangan, kamu harus menyesuaikan dan mendiskusikan visi dan misi keluargamu ke depannya, ya.

2. Memiliki Anak Pertama

Tahap Perkembangan Keluarga

Tahap ini tentu berbeda dengan tahap sebelumnya. Pasangan suami istri akan belajar dan memulai pengalam barunya sebagai orang tua.

Dengan demikian, kamu dan pasangan perlu memahami dan menyiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi tentangannya. Selain itu, kamu juga harus bisa menjaga hubungan yang baik dengan pasangan, ya.

Sebagai pasangan, memang kamu harus menjaga hubungan yang baik. Akan tetapi, biasanya dengan kehadiran anak, kamu dan pasangan akan fokus dengan menjaga dan membesarkannya sehingga bisa jadi hubunganmu dengan pasangan tidak sehangat dulu. Oleh karena itu, dijaga, ya.

3. Anak Mulai Memasuki Masa Prasekolah

Memasuki usia tiga sampai lima tahun, anak sudah memasuki masa prasekolah. Artinya, kamu sudah menginjak tahap ketiga dalam berkeluarga. Pada tahap ini, biasanya kamu dan pasangan juga sudah memiliki dua anak sehingga fokusmu kembali terbagi untuk adil dalam mendidik serta membesarkannya.

Dengan demikian, peranmu dan pasangan pun akan berubah karena perlunya memasuki anak ke dunia sekolah. Di sini, kamu juga harus membantunya beradaptasi, memberikan rasa aman dan nyaman di dalam keluarga, dan membantunya untuk siap memiliki adik.

Kamu juga harus tetap bisa membagi waktu antara anak dengan pasangan, ya.

4. Anak Sudah Sekolah

Tahap Perkembangan Keluarga

Bisa dibilang, tahap ini merupakan tahap dengan aktivitas yang paling sibuk. Wah, kenapa, ya?

Pada tahapi ini, anak sulung akan berusia 6 sampai 12 tahun dengan aktivitasnya yang tidak sedikit. Sementara itu, sebagai orang tua sebagai orang tua juga kamu harus bekerja atau melakukan aktivitas sesuai dengan agenda.

Di samping itu, kamu dan pasangan harus bersiap-siap dengan biaya hidup yang semakin meningkat.

5. Tumbuh Menjadi Anak Remaja

Mulai dari usia 13 sampai 20 tahun, anak mulai memasuki usia remaja. Pada tahap ini, anak sudah lebih mandiri dan punya perkembangannya sendiri. Di masa remaja, terkadang pemikiran anak lebih abstrak dan melihat sesuatu hanya dari satu sisi saja. Terkadang pula, tidak berpikir panjang tentang sesuatu.

Nah, dengan hal tersebut, terkadang memicu perbedaan pendapat yang signifikan antara anak dengan orang tua. Pada akhirnya juga, situasi menjadi memanas antara kamu dan pasangan.

Oleh karena itu, sebelum memasuki tahap ini, ada baiknya kamu sudah siap dan matang untuk bisa mengatasi berbagai masalah baru yang bermunculan. Tahap ini juga menjadi tantangan untuk kamu agar tetap bisa menyeimbangkan komunikasi yang baik antar anak dan pasangan.

6. Memiliki Anak Dewasa

Tahap ini dimulai ketika anak sudah memutuskan untuk tinggal sendiri karena keperluan kuliah atau bekerja misalnya. Di sini orang tua berperan untuk menjadikan anak lebih mandiri secara moril dan materiil.

7. Usia Pertengahan Keluarga

Tahap ini memasuki masa-masa di mana kamu dan pasangan mulai pensiun. Lalu, anak-anakmu mulai menikah dan memiliki hidup baru.

Nah, pada tahap ini, tugas kamu dan pasangan adalah menjaga pola hidup sehat, rutin berolahraga, menikmati hidup, dan menjaga keharmonisan satu sama lain serta dengan anak juga, ya.

8. Usia Lanjut Keluarga

Pada tahap ini, biasanya banyak perubahan secara signifikan pada kehidupanmu. Perubahan itu antara lain, sudah benar-benar pensiun, kulit mengeriput, bahkan mungkin salah satu dari kamu atau pasangan sudah pergi ke hadapan Tuhan.

Masa-masa ini, kamu dan pasangan harus saling menjaga dan merawat satu sama lain karena kondisi fisikmu tidak sekuat dulu. Selain itu, kamu juga harus tetap menjaga hubungan baik dengan anak dan sosial masyarakat.

Di tahap ini juga, sudah saatnya anak yang seharusnya merawat kamu dan pasangan, ya.

Baca juga: 7 Ide Seru untuk Acara Kumpul Keluarga


Nah, itu dia 8 tahap perkembangan keluarga. Untuk kamu yang ingin membangun keluarga dan memulai hidup baru, ada baiknya mempelajari dan memahami tahap-tahapnya.

Selain itu, agar keluargamu lebih harmonis, kamu dan pasangan bahkan anakmu nanti, tingkatkan literasi finansial. Finansial sangat penting dalam membangun keluarga. Hal ini karena semua kebutuhan yang harus kita penuhi membutuhkan keuangan yang stabil.

Salah satu cara agar keuanganmu tetap stabil, yaitu dengan menggunakan aplikasi keuangan Whiz.

Semoga tahap-tahap di atas bisa kamu pahami dengan baik, ya. Jangan lupa juga untuk mengunduh dan menggunakan aplikasi keuangan Whiz agar kondisi finansialmu tertata dengan baik.

AYO DOWNLOAD APLIKASI WHIZ DAN RASAKAN LANGSUNG KEMUDAHAN FINANSIALMU